Search results for

Studi Perbandingan User Requirements Document (URD) Volume 2 Versi Eropa dan Amerika untuk Penyusunan URD Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia

Penulis: Sunardi

Telah dilakukan studi perbandingan URD versi Eropa dan Amerika dalam rangka penyusunan URD untuk PLTN yang direncanakan dibangun di Indonesia. URD versi Eropa terdiri dari empat (4) volume sedangkan URD Amerika yang disusun oleh EPRI tersusun dalam dua (2) volume. Dalam studi ini dilakukan khusus volume 2 yang isinya merupakan Generic Nuclear Island Requirement.  URD volume 2 versi Eropa terdiri dari : Introduction to the EUR,  Safety Requirements, Performance Requirements, Grid Requirements, Design Basis, Code & Standard, Material-Related Requirements, Functional of the Components, Functional of the System & Process, Containment system, Instrumentation & Control and Man-machine Interface (IC & MMI), Layout rule, Design Process & Documentation, Constructability & Commissioning, Operation, Maintenance and Procedures, Quality Assurance, Decommissioning, PSA Methodology, Performance Assessment Methodology, Cost Assessment Information.  Sedangkan URD versi Amerika terdiri dari : Introduction, Safety Design Requirements, Performance Design, Requirements, Structural design Requirements, Materials, Reliability Availability, Construction, and Constructability, Operability and Maintainability, Quality Assurance, Licensing, Design, Process, Mechanical Equipment Design Requirements. Dari hasil studi URD vol 2 versi Eropa dan Amerika dapat disimpulkan bahwa kedua-duanya tidak jauh berbeda hanya dalam hal pembagian isi dari masing-masing cahapter agak berbeda dan URD versi Eropa lebih terperinci. Dalam rangka penyusunan URD PLTN versi Indonesia penulis lebih memilih chapter-chapter versi Eropa yang terdiri dari 19 chapter dan Intruduction.  Sedangkan mengenai isi yang sifatnya alami  perlu disesuaikan dengan kondisi di Indonesia seperti Grid Requirements, Design Basis  suhu udara, air laut, tekanan, dan juga standard earthquake design acceleration versi URD Euro level 0.25 g dan  untuk di Indonesia sekitar 0,3 g. Untuk code dan standard Indonesia tidak hanya menggunakan standard Eropa dan Amerika saja tapi menggunakan standard yang secara international diakui.
Kata kunci : URD EURO, URD USA (EPRI)

download makalah

Modifikasi “99Mo Automatic Loading System” Generator 99Mo/99mTc Berbasis PZC

Penulis: Adang H.G., Yono S., Artadi H.W., Wayan, A. Mutalib

Proses pembuatan generator 99Mo/99mTc berbasis PZC pada dasarnya terdiri dari 4 tahap yaitu penyerapan 99Mo pada PZC, pengisian komplek 99Mo-PZC ke dalam kolom, perakitan generator 99Mo/99mTc dan pengelusian 99mTc dari kolom generator. Penelitian proses tersebut secara manual menghasilkan  radionuklida 99mTc dengan mutu yang sama dengan generator 99Mo/99mTc dari hasil fisi. Hasil uji coba secara pre klinis dan klinis juga telah berhasil dilakukan melalui kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit di Indonesia. Sebagai pengembangan lebih lanjut ke arah tingkat produksi, melalui kerjasama BATAN dan KAKEN Co. Jepang, telah berhasil dibuat prototipe Automatic loading system yang dapat melakukan tahap penyerapan 99Mo pada PZC, pencucian kompleks serta pemindahan komplek ke kolom perakitan secara otomatis. Sistem ini mempunyai kelemahan sehingga perlu dilakukan beberapa modifikasi terutama pada sistem pencampuran 99Mo-PZC. Modifikasi pada sub sistem pencampuran seperti pengisian 99Mo ke vial reaksi dan pengocokan campuran 99Mo-PZC telah berhasil dikerjakan dan berfungsi dengan baik, walaupun pengisian 20 ml larutan 99Mo ke vial reaksi perlu dilakukan 2 kali . Hasil modifikasi pada sistem pengocokan menunjukkan bahwa sistem ini berjalan dengan baik.
Kata Kunci : generator, PZC, 99Mo, 99mTc, automatic loading system

download makalah

Pembuatan Komposit Polimer Superabsorben dengan Mesin Berkas Elektron

Penulis: Deni Swantomo, Kartini Megasari, Rany Saptaaji

Polimer superabsorben adalah suatu polimer yang dapat mengabsorpsi air dan mempunyai daya serap sampai beberapa kali lipat dibandingkan berat polimernya. Polimer superabsorben dapat dimanfaatkan dalam banyak bidang diantaranya pembungkus makanan, teknik konstruksi, industri kimia, pengolahan limbah dan bahan pembuat sensor. Bahan utama polimer superabsorben adalah poliakrilamida. Poliakrilamida mempunyai kekurangan dalam kekuatan fisik dan kestabilan terhadap suhu. Dalam penelitian ini telah dilakukan pembuatan komposit polimer superabsorben menggunakan monomer akrilamida dan zeolit alam. Komposit polimer superabsorben dibuat dengan proses polimerisasi dan grafting akrilamida dengan zeolit alam menggunakan iradiasi mesin berkas elektron. Variabel yang dipelajari adalah dosis radiasi 15; 25; 28; 35; 48 kGy dan perbandingan akrilamida terhadap zeolit 0,5 : 1; 1 : 1;  2:1. Bertambahnya dosis radiasi akan meningkatkan konversi komposit yang dihasilkan dan kapasitas absorpsi polimer superabsorben. Setelah tercapai ikatan polimer yang sempurna, penambahan dosis radiasi akan menurunkan kapasitas absorpsi. Semakin besar perbandingan akrilamida terhadap zeolit akan menaikkan konversi komposit yang dihasilkan dan kapasitas absorpsi.
Kata kunci : grafting, iradiasi pengion, komposit polimer superabsorben

download makalah

Studi Pendahuluan Preparasi Membran untuk Sel Bahan Bakar Membran Elektrolit Polimer

Penulis: Maria Christina Prihatiningsih, Yohan, Noor Anis Kundari

Telah dilakukan preparasi membran penghantar proton untuk sel bahan bakar membran elektrolit polimer (PEMFC) melalui pencangkokan kopolimer dengan cara iradiasi asam akrilat pada polimer induk polietilena linier kerapatan rendah (LLDPE), polietilena kerapatan tinggi (HDPE), dan polipropilena (PP). Kopolimer cangkok dibuat dengan menggunakan iradiasi-? dan iradiasi berkas elektron. Metode yang digunakan dalam pencangkokan adalah metode radikal peroksida dan metode pencangkokan yang diinisiasi oleh radikal terjebak. Reaksi pencangkokan dilakukan setelah proses iradiasi (pre-irradiation grafting). Kemudian dipelajari pengaruh kondisi-kondisi preparasi dan peran matriks polimer induk. Derajat pencangkokan dipengaruhi oleh dosis total selama radiasi, konsentrasi monomer, suhu pencangkokan, dan waktu pencangkokan. Laju dosis tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil pencangkokan. Kondisi paling baik untuk pencangkokan adalah dosis total 45 kGy, konsentrasi monomer 40% (v/v), suhu pencangkokan 70°C, dan lama pencangkokan 90 menit.Membran dengan matriks polimer berbeda memiliki daya pengembangan dalam air yang berbeda pula. Daya pengembangan dalam air tergantung pada matriks polimer induk. Ini mencerminkan sifat hidrofilik membran. Pengujian daya serap terhadap ion logam dilakukan pada membran cangkok dengan menggunakan analisis teknik spektrometri serapan atom. Daya serap maksimum membran terhadap ion logam secara nonkompetitif menghasilkan Fe > Cu > Co, kecuali membran LLDPE-g-AAc daya serap terhadap Co > Cu. Bila ketiga larutan ion logam dicampurkan sebagai satu jenis larutan umpan, daya serap maksimum membran adalah Fe > Cu > Co.
Kata kunci: Sel bahan bakar membran elektrolit polimer, pencangkokan kopolimer, iradiasi-?, berkas elektron, LLDPE, HDPE, dan PP

download makalah

Pengujian Sistem Enkripsi-Dekripsi dengan Metode RSA untuk Pengamanan Dokumen

Penulis: Supriyono

Telah diuji suatu model pengamanan dokumen yang dapat digunakan sebagai salah satu instrumen sistem pengamanan dokumen khususnya untuk dokumen teks. Adapun prinsip pengamanan dokumen ini adalah bagaimana sistem dapat mengamankan proses penyimpanan dan pengiriman dokumen. Mula-mula dokumen dalam bentuk teks dienkripsi. Sehingga dokumen tidak dapat dibaca oleh siapapun. Karena teks telah berubah menjadi susunan huruf yang teracak. Dokumen yang susunan hurufnya telah teracak tersebut jika ingin dibaca oleh pemilik dokumen, maka dokumen tersebut harus dibuka dengan dekripsi. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode RSA, dimana metode tersebut menggunakan perhitungan matematika yang rumit dan disertai dengan kunci pengaman awal (dengan private key maupun dengan public key) sehingga amat sulit untuk ditembus oleh hacker. Sistem ini dibangun dengan perangkat lunak Borland Delphi 7. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa sistem dapat menyimpan dan mengirimkan dokumen baik pengiriman melalui internet maupun intranet dalam bentuk susunan huruf yang terenkripsi dan mengembalikan ke bentuk dokumen semula dengan cara dekripsi. Dilakukan pula pengujian proses enkripsi dan dekripsi untuk dokumen dengan ukuran memori yang bermacam-macam.
Kata Kunci : Pengujian, Dokumen, Enkripsi, Dekripsi, RSA, Waktu proses.

download makalah

Kajian Sistem Kedaruratan Radiologi Korea-Care System dan Rencana Pengembangan Sistem Kedaruratan Nuklir Nasional

Penulis :Akhmad Khusyairi dan Yudi Pramono

Radioaktivitas lingkungan merupakan salah satu aspek utama yang harus diperhatikan dalam konsep pengawasan terkait dengan pemanfaatan tenaga nuklir. Penggunaan teknologi informasi di bidang nuklir memberikan kontribusi yang signifikan terhadap antisipasi dan upaya-upaya proteksi masyarakat dan lingkungan. Sejak 1960-an Korea Selatan telah mengembangkan suatu sistem yang terintegrasi (Care system) guna membantu upaya-upaya proteksi manusia dan lingkungan dalam kondisi kedaruratan radiologi. Indonesia yang telah memiliki beberapa instalasi nuklir dan dimasa yang akan datang akan membangun dan mengoperasikan beberapa reaktor daya (PLTN), perlu mempersiapkan sejak dini sistem yang bisa memberikan dukungan teknis terkait dengan kedaruratan radiologi. Hikmah yang dapat diambil dari apa yang telah dilakukan Korea Selatan adalah bahwa Indonesia harus mempersiapkan sistem kedaruratan radiologi yang akan digunakan di Indonesia. Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Sistem Kedaruratan Nuklir Nasional (RPP SKNN) yang sedang disusun belum menyentuh hal-hal teknis dan hanya pada aspek manajemen. Ketika hal teknis harus diatur maka perlu dipertimbangkan sistem (Technical Supporting System), organisasi pelaksana/operator, dan sumber daya manusia dari masing-masing instansi. Disamping itu BAPETEN harus memiliki sistem serupa yang independen dalam rangka pengawasan.
Kata kunci : sistem pendukung kedaruratan radiologi

download makalah

Validasi Metode Aani dalam Hubungannya dengan Fasilitas Iradiasi Sistem Rabbit RSG-GAS

Penulis :Elisabeth Ratnawati dan Th. Rina M

Telah dilakukan validasi metode AANI dengan menggunakan beberapa bahan acuan standar bersertifikat. Validasi metode  ini mengacu pada ketentuan yang dikehendaki dalam SNI 19-17025-2005: 5.4.5.1. Berdasarkan hasil validasi metode yang dilakukan melalui pengujian akurasi dan presisi metode, akan dicoba dilihat kaitannya dengan fasilitas iradiasi yang digunakan untuk mengaktifkan sampel. Aktivasi dilakukan pada  rabbit system (RS1, RS2, RS3, dan RS4). Hasil validasi menunjukkan bahwa aktivasi sampel yang dilakukan pada fasilitas RS1, RS2, RS3 cukup baik, sedangkan RS4 memberikan hasil pengujian dengan tingkat presisi dan akurasi yang tidak memenuhi syarat (ditolak). Perbedaan hasil yang cukup signifikan ini tidak dipengaruhi oleh posisi fasilitas iradiasi di reaktor, karena dari hasil pengukuran menunjukan bahwa fluks neutron pada ke-empat posisi tersebut memiliki kisaran yang hampir sama yaitu 10 13 n cm-2 s-1.
Kata kunci : validasi, AANI, Fasilitas iradiasi, sistem rabbit

download makalah

Penentuan Kedalaman Penetrasi Berkas Elektron 800 Kev dalam Gas Buang Pltu pada Sistem Pengolahan Gas Buang Menggunakan Mesin Berkas Elektron

Penulis Rany Saptaaji

Dalam tulisan ini disajikan hasil perhitungan kedalaman penetrasi berkas elektron 800 keV dalam bahan gas buang (flue gas) dari PLTU berbahan bakar batu bara. Proses Electron Beam for Flue Gas Treatment (EB-FGT) adalah proses pengolahan kering gas buang menggunakan berkas elektron yang secara simultan dapat mereduksi SO2 dan NOx. Iradiasi gas buang menghasilkan radikal-radikal aktif dan bereaksi dengan SO2 dan NOx membentuk asam sulfat dan asam nitrat. Dalam proses pengolahan ini dibutuhkan bejana proses yang berfungsi sebagai tempat/wadah terjadinya reaksi antara gas buang dengan berkas elektron. Untuk menentukan dimensi bejana proses perlu ditentukan/dihitung kedalaman penetrasi berkas elektron pada gas tersebut. Secara perhitungan diperoleh kedalaman penetrasi optimum berkas elektron 800 keV kedalam gas buang adalah 188,67 cm.
Kata kunci: gas buang, berkas elektron 800 keV, penetrasi, bejana proses.

download makalah

Mathematical Modeling for The Extraction of Uranium and Molybdenum With Emulsion Liquid Membrane, Including Industrial Application and Cost Evaluation of The Uranium Recovery

Penulis: Kris Tri Basuki

Emulsion liquid membrane systems are double emulsion drops. Two immiscible phases are separated by a third phase which is immiscible with the other two phases. The liquid membrane systems were classified into two types: (1) carrier mediated mass transfer, (2) mass transfer without any reaction involved. Uranium extraction, molybdenum extraction and solvent extraction were used as purposed elements for each type of the membrane systems in the derivation of their mathematical models. Mass transfer in emulsion liquid membrane (ELM) systems has been modeled by several differential and algebraic equations. The models take into account the following : mass transfer of the solute from the bulk external phase to the external phase-membrane interface; an equilibrium reaction between the solute and the carrier to form the solute-carrier complex at the interface; mass transfer by diffusion of the solute-carrier complex in the membrane phase to the membrane-internal phase interface; another equilibrium reaction of the solute-carrier complex to release the solute at the membrane-internal phase interface into the internal phase. Models with or without the consideration of film resistances were developed and compared. The models developed in this study can predict the extraction rate through emulsion liquid membranes theoretically. All parameters required in the models can be determined before an experimental extraction run. Experimental data from  literature (uranium extraction) and (molybdenum extraction and solvent extraction) were used to test the models. The agreements between the theoretical predictions and the experimental data were very good. The advantages of emulsion liquid membrane systems over traditional methods were discussed. The models developed in this research can be used directly for the design of emulsion liquid membrane systems. The results of this study represent a very significant step toward the practical applications of the emulsion liquid membrane technology.
Keywords    :    emulsion liquid membrane, uranium, molybdenum, mathematical modeling, D2EHPA, mass transfer, span 80, batch process, recovery, cost

download makalah

Small And Medium Sized Liquid Metal Cooled Safety Analysis Using Multi Level Complexity Model

Penulis : Zaki Suud

Inherent safety characteristics of liquid metal cooled fast reactors is very important capital for next generation nuclear power plants. However inherent safety assessment need appropriate computer code or experiment. Here, a computer code for liquid metal cooled fast reactor accident analysis with various level of complexity has been developed. At the simplest approach, quasi-static method is adopted to get asymptotic condition during UTOP, ULOF, and UTOP-ULOF accident. Here we can get asymptotic power level, asymptotic average coolant temperature, and asymptotic fuel temperature for a certain external reactivity and natural circulation level. In the next grade, the code will simulate transient effect using point kinetic method and quasistatic approach for thermal hidraulic analysis. Here we can get time depedent power change, coolant temperature change and fuel temperature change. Finally in the rigorous analysis, coupled space dependent kinetic and transient thermal hydraulic are coupled and solved to get time depedent information of various process involved in the accident.
Keywords : Accident, ULOF, UTOP, reactivity, feedback, quasistatic, space-depedent kinetic.

download makalah